Explore Zona Dewasa

Viral Pandu, Ricky dan Aku Ngewe Janda Viral 2

 Topoin.com - Usai mandi (dan coli juga, he.. he.. he..), kuajak mereka jalan-jalan lihat Jakarta sambil cari makananan. Kami makan di tempat makan kaki lima yang rame dengan selebritis dan orang-orang kaya nongkrong. Beberapa dari mereka kenal denganku. Kenal karena ikut club kebugaran atau pernah menikmati liarnya birahi denganku. He.. he.. he.. Pandu dan Ricky agak bingung juga ngelihat selebritis makan di kaki lima begitu. Tapi kemudian menjadi terbiasa.


Selama makan tak ada yang istimewa. Kami ngobrol-ngobrol tentang Palembang banyakan. Soal tempat nongrong dan ngeceng disana. Banyak hal baru rupanya, yang aku enggak tahu. Maklumlah aku paling pulang kesana setahun sekali waktu lebaran doang. Itupun seminggu doang dan enggak banyak jalan-jalan. Sisanya hidupku lebih banyak kuhabiskan di Jakarta ini. Sambil ngobrol aku menatap meraka lama-lama. Berakting mendengarkan cerita mereka dengan serius. Padahal tujuanku hanya bisa menikmati bagusnya fisik mereka doang.

Yang seru adalah saat tidur tiba. Akal sehatku hilang ngelihat dua budak ini santai aja tidur cuman pake celana dalem doang. Kata mereka kalau tidur pake pakaian lengkap enggak bebas. Sama dong denganku kalau gitu. Akhirnya kami bertiga tidur di atas ranjangku yang besar dengan hanya menggenakan celana dalam doang.

Pandu berbaring di tengah-tengah diapit olehku dan Ricky. Mereka berdua mulanya tadi mengatakan akan tidur di lantai dan sofaku saja. Tapi tak kuijinkan. Rugi dong kalau mereka tidur jauh dariku. kalau begini kan aku bisa kesempatan dalam kesempitan. Saat mereka tertidur aku bisa pura-pura memeluk mereka tanpa sengaja, atau meletakkan tanganku di gundukan selangkangan mereka. benar-benar dapet durian runtuh deh aku malam ini.

Keduanya sudah teridur. Mungkin kecapekan. Sementara aku belum juga bisa tidur. Tapi tadi aku yang pura-pura duluan tertidur dari mereka. Hehe. Jam sudah menunjukkan pukul sebelas malam. Aku mulai beraksi. Tak peduli kalau Pandu itu pacarnya Dina, adik kandungku sendiri, aku ngulet menyamping ke arah Pandu. Pura-pura dalam keadaan tidur tentunya. Kemudian dengan cuek kupeluk dia erat seperti memeluk guling. Selangkanganku menempel erat di pahanya. Pahaku menempel di gundukan selangkangannya. Dia tak bereaksi. Syukur. Rupanya si Pandu ini model tidur mati juga rupanya, pikirku. Dugaanku benar, penis si Pandu ini memang gede. Masih tidur aja juga sudah gede rupanya. Dengan pahaku bisa kurasakan itu.

Karena tak ada reaksiku kulanjutkan aksiku. Tanganku kucoba julurkan ke arah Ricky. Akhirnya telapak tanganku sukses mendarat di gundukan selangkangannya. Yess! Gede banget. Kami bertiga punya penis diatas rata-rata rupanya. Aku semakin nekat. Pelan, kugesek-gesekkan pahaku. Merasakan kenyalnya penis Pandu. Tanganku juga. Menikmati penis Ricky. Sepertinya keduanya tak sadar. Kulanjutkan aksiku.



Tiba-tiba Pandu menggeliat. Aku kaget. Kuhentikan gerakanku. Aku diam, seperti orang tertidur beneran. Geliat Pandu benar-benar membuatku semakin birahi. Tubuhnya tetap dalam posisi semula, namun wajahnya kini dipalingkannya padaku. Hidungnya yang mancung menempel dipipiku. kalau begini aku bisa semakin gila pikirku. Seperti tak sengaja kugeser wajahku. Membuat posisi bibir kami kini saling menempel ujung-ujungnya. Aku bergerak lagi. Diantara nafas Pandu yang lembut. Hangat di pipiku. Lanjut baca!

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Viral Pandu, Ricky dan Aku Ngewe Janda Viral 2"

Posting Komentar