Explore Zona Dewasa

Viral Berburu Anal Seks Dari Pekanbaru Hingga Jakarta 5

 Aopok.com - Kukecup leher Ina.. “Bang.. Hati hati.. Jangan dicupang, ntar kelihatan”

“I.. ya, jangan kua.. tiir”

Aku terus mengembara dengan bibirku, kecupan demi kecupan telah membuat Ina memejamkan matanya karena nikmat. Kugeser kepala ku sedikit kebawah dan oh.. Payudara itu demikian ranumnya. Semalam memang aku sudah meremas dan dan menghisapnya, tetapi baru kali ini aku dapat melihat bentuknya dengan jelas.


Payudara Ina putih sekali, saking putihnya aku dapat melihat urat urat kecil bewarna merah dan biru seperti menempel dipermukaan kulitnya. Putingnya kecil, runcing dan memanjang (pantas semalam enak banget ketika dikenyot) sekitar puting berwarna coklat muda dan di payudara kiri masih tersisa sedikit warna merah bekas kecupanku tadi malam.

Segera kubenamkan kepalaku diantara dua bukit indah tersebut, Ohh.. sungguh nikmat menancapkap bibir serta lidah di daging kenyal itu. Pelan kubelai pangakal payudara itu, terus, terus memutar pelan menuju putingnya. Tubuh Ina menggelinjang dan sekarang dia telentang, telanjang, mengangkang dan mengerang sambil menantang.

“Bang.. Ina.. Nggak tahan, sekarang terserah Abang aja.”
“Iya sayang”
“Tetapi kenapa Ina bohong sama Abang”

Aku coba mencari tahu sambil terus turun menjilati perut dan pusarnya.

“Auh.. Abang.. ge.. geli.. Tapi.. Terus bang”

Pantat Ina mulai bergerak liar, membuat penisku tambah tegang dan mulai mengeluarkan lendir puith di ujungnya.

“Ina benci selalu dibilang masih kecil.. Sama bapak tiri Ina”
“Terus”
“Katanya sama Ibu, Anakmu itu kan masih kecil, ayo nggak apa apa kita main aja aku sudah nggak sabar kalau mesti nunggu dia tidur”
“Apa maksudnya dengan main ajaa..” kata kataku sedikit terputus karena aku berusaha melepaskan celana pendekku.
“Maksudnya, mereka langsung begituan, padahal kamarku cuma dibatasin triplek tanpa loteng”

Ina sekarang semakin erat memelukku, dibagian bawah aku dapat merasakan penisku tepat berada diatas bulu bulu halus vagina Ina yang tumbuh belum sempurna, geli dan.. sangat merangsang.

“Jadi Ina ngintip mereka”
“Mula mula nggak sih bang, tapi.. lama lama Ina dengar Ibu mengerang-mengerang dan berkata ou.. ou.. ou.. jangan dulu, jangan dulu. Oh.. aku nggak tahan.. ouh.”



Sekarang batang penisku persis dibelahan vagina Ina. Vaginanya terasa hangat dan mulai berlendir.

“Ina penasaran. Eh rupanya Ibu telanjang dan diatasnya kulihat bapak tiriku lagi asyik menghisap puting payudara Ibu dan Ina mendegar bunyi aneh.. Klepok, klepok tiap kali pantat dan pinggul mereka beradu”
“Oh.. Ina yang mereka lakukan sama seperti apa yang sekarang kita rasakan” Lanjut baca!

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Viral Berburu Anal Seks Dari Pekanbaru Hingga Jakarta 5"

Posting Komentar